Cara cek web browser flash compatible

Berikut tips untuk melakukan pengecekan apakah web browser mendukung (support) flash atau tidak.

Flash merupakan sebuah media yang bagus digunakan untuk mempercantik tampilan sebuah website. Website akan tampak lebih menarik dengan adanya animasi dari flash. Nah namun permasalahannya adalah tidak semua browser terinstal plugin untuk flash player, contohnya web browser untuk perangkat mobile seperti operamini. Percuma donk kita pasang flash di web kita tapi ternyata di web browser pengunjung file flash tersebut tidak berjalan. Celaka lagi nih, biasanya website-website profile perusahaan, pada halaman utamanya hanya menyediakan halaman dengan flash. Apa yang terjadi ketika dibuka oleh web browser yg tidak menggunakan flash plugin?? Kacau pasti jadinya..

Nah sebaiknya, untuk web dengan halaman utama flash, kita beri alternatif halaman yang isinya HTML biasa. Sehingga pengunjung yang datang tetap bisa membaca content. Jadi ada dua jenis halaman utama yaitu index.htm dan noflash.htm. Untuk index.htm untuk file utama yang terdapat file flash, sedangkan untuk noflash.htm, berisikan halaman utama tanpa flash. Bagaimana melakukan pengecekan apakah browser pengunjung menggunakan flash plugin?? Nah caranya adalah dengan memasang script untuk melakukan pengecekan apakah web browser pengunjung terinstal flash plugin atau tidak. Dengan script ini, nanti dilakukan pengecekan apakah web browser compatible dengan flash atau tidak, jika tidak compatible, maka pengunjung akan diredirect langsung ke halaman tanpa flash (noflash).

Caranya, sisipkan kode berikut ini ke dalam file index.htm anda sebelum tag <body>.

<SCRIPT LANGUAGE=JavaScript1.1>
<!–
var MM_contentVersion = 6;
var plugin = (navigator.mimeTypes && navigator.mimeTypes["application/x-shockwave-flash"]) ? navigator.mimeTypes["application/x-shockwave-flash"].enabledPlugin : 0;
if ( plugin ) {
var words = navigator.plugins["Shockwave Flash"].description.split(” “);
for (var i = 0; i < words.length; ++i)
{
if (isNaN(parseInt(words[i])))
continue;
var MM_PluginVersion = words[i];
}
var MM_FlashCanPlay = MM_PluginVersion >= MM_contentVersion;
}
else if (navigator.userAgent && navigator.userAgent.indexOf(“MSIE”)>=0
&& (navigator.appVersion.indexOf(“Win”) != -1)) {
document.write(‘<SCR’ + ‘IPT LANGUAGE=VBScript\> \n’);
document.write(‘on error resume next \n’);
document.write(‘MM_FlashCanPlay = ( IsObject(CreateObject(“ShockwaveFlash.ShockwaveFlash.” & MM_contentVersion)))\n’);
document.write(‘</SCR’ + ‘IPT\> \n’);
}
if ( MM_FlashCanPlay ) {
//do nothing
} else{
window.location.replace(“http://www.yourdomain.com/noflash.htm”);
}
//–>

</SCRIPT>

Nah anda cukup menggantikan window.location.replace(“http://www.yourdomain.com/noflash.htm”); dengan path halaman alternatif web anda.

January 8, 2009

Posted by: leoslab

Category: Info, PHP, Tips

Tags: ,

Comments (3)

fadhli

January 9th, 2009 at 4:42 am    


hmmm begitu yaa boz…ngerti daku
eh ya aku izin copy ya ke my laptop buat di simpan…
sapa tau suatu saat kepakai hehehehehehe
and ditunggu lagi tips yang lainnya…….

ipung

January 10th, 2009 at 7:32 am    


hihihi.. jadi berasa banget mampir ke blognya web programmer :D

Iya tuh.. banyak banget situs perusahaan yang sok pake flash.. tapi kontennya pendek2 :(

Mau baca tulisan pendek aja musti sabar nunggu flashnya ngeload dulu karena navigasi halamannya melalui flash tersebut.. agak menyebalkan memang :D

pakdejack

January 10th, 2009 at 12:57 pm    


wadooow,,, saya gak nyambung mas.. hiks..

Leave a reply

Name *

Mail *

Website